Sabtu, 11 Agustus 2012

Kosong

Selamat siang pemuda yang hidup dengan ambisinya

Mengerti mengambil jalan namun masih belum paham dengan langkahnya

Lembaran – lembaran angka yang tidak memuaskan dahaga

Bukan juga kilauan mesra lampu – lampu teknologi


Selamat siang pemuda yang bersandar dengan ambisinya

Kemana tentukan cita – cita ke arah yang lain perjuangannya

Berharap apa dalam simpuhnya bekerja yang lain dalam usahanya

Apakah sama nilai setiap perbuatan yang dilakukan dulu dan sekarang


Selamat siang pemuda yang berjalan dengan obsesinya

Senyum sementara karena pencapaianmu sekarang kernyit dahimu merindukan masa lalu

Selamat siang pemuda yang berjuang keras demi cita – citanya

Mengandalkan segala kalkulasi lupa akan esensi berdoa


Selamat siang pemuda yang berhati teguh

Jangan salah arahkan wajah, hadapkan hati pada kebenaran

Kesalahan yang menjadikan tiap – tiap diri layaknya mayat hidup

Badan tetap bergerak namun jiwa meredup


Oh Zat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya

Jangan biarkan hamba salah mencari solusi

Gundah gelisah tidak lekas hilang

Belajar berhenti menyalahkan keadaan memberikan kesempatan pada hati

Mencari kenyamanan yang hakiki, sendiri